Legend of Heroes: Trails In The Sky | Review RPG Game

legend of heroes trails in the sky

Legend of Heroes: Trails in the Sky yang sebelumnya rilis di PSP menjadi game terbaru untuk mengisi rongga kekosongan para fan JRPG di PC. Saat tim kapalan baru mulai memainkan Trails in the Sky, tim kapalan langsung merasa seperti terlempar ke mesin waktu saat tim kapalan menghabiskan waktu dengan berbagai JRPG di PlayStation. Dalam game ini, anda akan bertualang sebagai Estelle Bright dan Joshua Bright, saudara tiri berusia 16 tahun yang baru lolos tes sebagai Bracer dari Bracer Guild. Bracer Guild sendiri merupakan badan yang bertugas menerima request dari berbagai orang. Pekerjaan mereka sangat bervariasi, mulai dari menemukan kucing hilang, sampai ke mencegah terjadinya perang.

Sepintas dari segi cerita mungkin Legend of Heroes terdengar seperti cerita JRPG yang pasaran. Namun pesona utama dari game ini terletak pada kualitas writing yang dimiliki. Dialog-dialog yang ada di Legend of Heroes sangat menarik untuk diikuti. Setiap NPC (non-playable character) yang ada di game terlihat memiliki karakter tersendiri dan berbicara sesuai dengan kejadian yang tengah berlangsung dalam game, tidak seperti banyak RPG di mana seorang NPC mungkin saja mengucapkan hal yang sama terus menerus tanpa peduli apa yang sedang terjadi di dunia mereka. Bahkan setiap peti harta yang ada di game ini juga memiliki teks tersendiri yang sangat lucu jika anda mencoba untuk mengeceknya setelah mengambil item di dalamnya.

Tidak hanya dialog yang menarik, setting dunia Legend of Heroes: Trails in the Sky juga sangatlah menarik. Game ini sepintas terlihat seperti berlatar belakang fantasi, namun sepanjang permainan anda akan menemukan hal-hal unik seperti adanya telepon, hobi Estelle untuk mengoleksi sepatu layaknya anak muda modern, serta berbagai teknologi modern yang bisa terwujud berkat sebuah benda yang disebut orbment. Orbment ini juga sangat berpengaruh kepada aspek gameplay yang akan tim kapalan bahas lebih jauh di bawah.

Untuk urusan gameplay, Legend of Heroes: Trails in the Sky menyajikan pengalaman yang sangat unik. Game ini mengusung battle bergaya turn-based namun dengan sentuhan tersendiri yang membuatnya berbeda. Dalam game ini karaktermu dapat bergerak di atas grid layaknya game strategi. Namun berbeda dengan game strategi yang tempo pertarungannya lambat, tempo pertarungan dalam Trails in the Sky bisa dibilang cukup cepat. Membuat model pertarungan Trails in the Sky bisa dikategorikan sebagai hybrid antara turn-based RPG klasik dan strategy RPG.

Sedikit berbeda juga dengan game turn-based biasa, dalam Trails in the Sky anda bisa melihat musuh berkeliaran di map. Jika anda menyentuh mereka barulah anda terlempar ke layar battle. Berhati-hatilah karena musuh tidak akan terlihat dari jauh, sehingga bisa saja saat anda tengah-tengah berlari di map tiba-tiba muncul musuh di hadapanmu. Selain itu terkadang anda harus menghadapi battle di mana anda harus melindungi NPC agar tidak mati, menambah dimensi tersendiri dalam urusan battle di game.

Pengaturan karakter di game ini cukup mirip dengan RPG klasik lainnya di mana anda bisa memberikan equipment tertentu pada karaktermu. Namun Trails in the Sky memiliki sesuatu yang benar-benar berbeda, dan hal tersebut adalah orbment. Orbment merupakan teknologi dalam dunia Trails in the Sky yang mengizinkan para penggunanya memperoleh skill tertentu seperti magic atau efek pasif. Orbment ini bisa anda buat di toko khusus dalam game, dengan bahan pembuatannya bisa didapatkan dengan cara mengalahkan monster di random battle.

Sama seperti banyak JRPG, Trails in the Sky cukup memaksa anda untuk melakukan grinding. Namun game ini bisa dibilang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi untuk urusan leveling. Setelah lebih dari 9 jam bermain yang tim kapalan habiskan dengan banyak melawan musuh, karakter tim kapalan baru mencapai level 10. Bisa dibayangkan bukan selanjutnya bagaimana. Untungnya kelambatan leveling ini cukup berfungsi dalam menyeimbangkan gameplay. Akan sulit sekali untuk anda mencapai titik di mana game menjadi terlalu mudah sebelum pergi ke dungeon berikutnya, dan hal ini bisa dibilang merupakan kelebihan untuk beberapa jenis gamer, namun juga kekurangan untuk gamer jenis lainnya.

Secara keseluruhan, gameplay serta cerita yang disajikan di Legend of Heroes: Trails in the Sky benar-benar akan membuatmu nostalgia ke petualangan-petualangan yang pernah anda jalani di JRPG lain. Game ini betul-betul cocok untuk menjadi definisi dari apa JRPG itu.

Audio Visual Yang Masih Ciri Khas JRPG

Saat anda memulai game ini, anda akan disajikan dengan visual yang lagi-lagi betul-betul mengingatkan tim kapalan akan JRPG klasik. Karakter dan environment dalam game ini dibuat dengan model 3D berdesain chibi, dan dengan kamera bersudut pandang isometris. Hal ini betul-betul memberikan kesan yang kuat yang biasa kita temukan di JRPG klasik. Tentu saja kesan ini semakin terdorong berkat art direction dari Legend of Heroes yang bergaya anime. Sebagai game dengan sudut pandang isometrik yang bisa diputar, Trails in the Sky memiliki dunia yang cukup detail dengan banyak hal yang bisa anda temukan di dalamnya.

Sedangkan untuk urusan musik, kualitas musik di Legend of Heroes juga cukup tinggi. Banyak lagu memorable yang akan anda temukan di game ini. Lagu-lagu yang akan selalu berputar di kepalamu bahkan setelah berhenti memainkannya, dan juga lagu-lagu yang saat anda putar akan langsung membawa anda ke kenangan-kenangan saat bermain Legend of Heroes: Trails in the Sky. Jujur saja, pengalaman seperti ini hanya bisa anda temukan dalam game bergenre JRPG. Meskipun memang musik dalam Trails in the Sky masih kalah jauh jika dibandingkan dengan musik-musik besutan Nobuo Uematsu, Yoko Shimomura, dan lain-lain.

Tidak banyak lagi yang bisa tim kapalan bahas mengenai Trails in the Sky. Dari semua hal yang tim kapalan sebutkan di sini sudah jelas game ini cocoknya untuk gamer seperti apa. Legend of Heroes: Trails in the Sky merupakan sebuah pengalaman JRPG yang paling JRPG yang pernah tim kapalan rasakan beberapa tahun terakhir (entah apa artinya kalimat ini). Pengalaman seperti ini dalam tiga tahun terakhir hanya bisa dikalahkan oleh game seperti Bravely Default ataupun Ni no Kuni, jadi dari sini saja sudah terlihat betapa spesialnya Legend of Heroes: Trails in the Sky.

Kalau anda memang merupakan penggemar JRPG, jangan sampai anda melewatkan game yang satu ini. Namun perlu tim kapalan ingatkan, layaknya kebanyakan JRPG lainnya, game ini membutuhkan komitmen yang cukup besar. Jadi bersiaplah untuk menghabiskan puluhan jam dalam dunia fantasi bercampur modern yang satu ini.